Ijay Irawan Teruskan Episode Bermusiknya Dengan Merilis Single “Delusi”

“DELUSI” menceritakan tentang seseorang yang selalu ingin tampil dan berusaha keras agar terlihat lebih unggul di mata orang lain

Bermain musik bukan hal yang asing bagi Ijay Irawan. Sejak usia dini, kecintaan pada musik sudah tertanam dalam dirinya, berkat pengaruh sang Ayah, Budi Arab. Ijay pertama kali tampil satu panggung dengan ayahnya saat usianya baru menginjak 9 tahun. Sejak saat itu, musik menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya. Berbagai pengalaman bermusik yang ia kumpulkan semakin mengukuhkan namanya di dunia musik, khususnya di kota Bandung.

Band Voodoo Dolls adalah yang pertama kali membesarkan nama Ijay Irawan. Namun, pada tahun 2018, Ijay memutuskan untuk merintis solo karirnya. Ia tidak hanya bernyanyi, tetapi juga bermain gitar, mengekspresikan dirinya lebih bebas. Single pertama Ijay, “Play a Drama”, dirilis sebagai awal solo karirnya, diikuti oleh single kedua, “Beda”, pada tahun 2019. Pada tahun 2020, Ijay kembali merilis single berjudul “Unreasonable”, yang berkolaborasi dengan Sarah Saputri.

Ijay terus berkarya dan berencana meluncurkan sebuah album sebagai kontribusinya dalam dunia musik. Salah satu lagu dalam album tersebut adalah “DELUSI”, yang merupakan single keenam dari Ijay Irawan. Lagu ini tercipta dari sesi jamming di studio latihan, dimulai dengan pola gitar oleh Puja, kemudian digarap bersama oleh Ijay, Natta, dan Luthfi.

“DELUSI” dikemas dengan nuansa rock yang kental, dengan distorsi yang dominan dan tempo yang cukup tinggi. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang selalu ingin tampil dan berusaha keras agar terlihat lebih unggul di mata orang lain, sampai rela melakukan apapun. Liriknya ditulis oleh Ijay berdasarkan pengalaman pribadi menghadapi orang yang penuh intrik. Lagu ini menggambarkan kekesalan dan sindiran terhadap tingkah laku orang yang delusional.

Dalam “DELUSI”, Ijay Irawan mengisi bagian gitar dan vokal, dengan dukungan dari Luthfi Kumis pada drum, Natta pada bass, dan Puja pada gitar. Proses perekaman dilakukan di dua studio, yaitu escape studio untuk drum dan vokal, serta Kamar 212 studio untuk gitar dan bass. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Puja Purnama yang memastikan setiap elemen lagu terdengar sempurna.

Dengan semangat dan dedikasi yang tak pernah pudar, Ijay Irawan terus berkontribusi dalam dunia musik, membawa cerita dan pengalaman pribadinya ke dalam setiap karyanya. Lagu “DELUSI” menjadi salah satu bukti betapa mendalamnya perjalanan bermusik Ijay, dari panggung kecil bersama sang Ayah hingga merintis karir solo yang gemilang. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *