Orasi ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung: Perjalanan Panjang Sang Penjelajah Waktu dalam Perspektif Sejarah Bumi

Penulis: Prof. Aswan
Reviewer: Prof. Dr. Ir. Yan Rizal, Dipl.Geol.
Penerbit: ITB Press
ISBN: 978-623-297-310-7

Sinopsis

Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sisa-sisa kehidupan masa lampau, berdasarkan bukti-bukti yang bisa ditemukan sekarang serta aplikasinya dalam geologi secara umum. Sisa atau jejak kehidupan masa lampau ini umumnya berupa fosil yang terdapat dalam batuan sedimen. Fosil sendiri adalah sisa-sisa kehidupan, baik bagian tubuhnya maupun jejaknya yang berumur lebih tua dari 11.000 tahun yang lalu. Umumnya bagian tubuh yang keras seperti tulang atau gigi atau cangkang yang dapat menjadi fosil. Geologi Sejarah mempelajari tentang sejarah pembentukan bumi, sejak awal terbentuk sampai sekarang, dan perkembangan kehidupan yang menyertainya. Kedua mata kuliah ini tentunya sangat berkaitan erat, karena umumnya sejarah kehidupan di bumi diketahui berdasarkan jejak-jejak kehidupan. Jejak kehidupan dalam hal ini adalah jejak yang terdapat pada masing-masing waktu terbentuknya batuan, dimana fosil didapatkan sebagai bagian dari batuan. Karena itulah tulisan ini menjelaskan mengenai Sejarah Bumi dari waktu ke waktu dan perkembangan kehidupan yang menyertainya. Dalam kaitannya dengan perkembangan kehidupan, dalam tulisan ini banyak dikaitkan dengan bidang Paleontologi Moluska sebagai bidang keahlian penulis. Fauna moluska telah ada di bumi diperkirakan paling tidak sejak 600 juta tahun lalu, dan tetap ada sampai sekarang. Seiring perjalanan waktu yang sangat panjang yang telah dilalui fauna moluska, tentunya juga telah melewati perjalanan sejarah bumi tempat hidupnya dari waktu ke waktu. Berkenaan dengan hal ini maka penulis menggunakan istilah “penjelajah waktu”, untuk mengkiaskan fauna moluska yang banyak dibahas dalam tulisan ini.

Tulisan ini dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu tentang sejarah bumi dan perkembangan kehidupan yang menyertainya dari awal pembentukan bumi sampai awal terdapatnya kehidupan, perkembangan kehidupan pada Masa Paleozoikum dan pada Masa Mesozoikum. Untuk Masa Kenozoikum yang lebih baru, penulis fokus menuliskan tentang perkembangan Ilmu Paleontologi Moluska dan aplikasinya baik yang dilakukan peneliti lain ataupun dilakukan penulis bersama tim peneliti. Kajian paleontologi moluska dapat diaplikasikan dalam penentuan perubahan muka laut purba, kajian paleogeografi dan kajian endapan tsunami dan paleotsunami.

Purwarupa
UkuranB5
Halaman91
CoverDoff
Detail

Untuk pemesanan hubungi nomor:

  • (022) 2512532 (FGB ITB)
  • +62-877-8806-6848 (WhatsApp ITBPress)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *