Orasi Ilmiah Guru Besar Institut Teknologi Bandung: Geodesi Gempabumi: Memahami Sumber Gempa Mengurangi Risiko Bencana

Penulis: Prof. Irwan Meilano 
Reviewer: Prof. Agus Ramdhan 

Penerbit: ITB Press

ISBN: 978-623-297-424-1
e-ISBN: 978-623-297-425-8 (PDF)

Sinopsis

Merupakan suatu ironi bahwa umat manusia dibalik semua kemajuan yang telah dicapai masih belum bisa memprediksi waktu, lokasi dan magnitudi kejadian gempa bumi. Sementara gempa bumi adalah salah satu kejadian alam yang bisa merubah sejarah peradaban manusia. Pelepasan secara tiba-tiba dari energi seismik yang sangat besar tidak memberi kesempatan kepada manusia untuk berlindung dari bahaya. Ribuan orang tewas atau terluka dan triliunan dollar AS hilang hanya oleh beberapa bencana gempa bumi dalam satu dekade terakhir.

Memprediksi waktu, lokasi dan kekuatan (magnitudo) gempa adalah harapan seluruh masyarakat, dan tentu saja menjadi harapan (juga) para peneliti kebumian. Pada awal tahun 2004, sebagai mahasisa doktoral di Nagoya University, kami mempublikasikan paper untuk mencari adanya anomali deformasi sebelum gempa M8.1 Tokachi-Oki di Jepang 2003. Anomali ini penting, karena bisa menjadi landasan akan kemungkinan prediksi gempa bumi, dan Jepang telah memiliki jaringan pengamatan GPS yang sangat memadai untuk keperluan tersebut. Tapi sayangnya publikasi tersebut membuktikan tidak adanya anomali deformasi yang teramati sebelum terjadinya gempa bumi. Yang artinya prediksi gempa dengan melihat anomali deformasi belum bisa dilakukan.

Dua puluh tahun sesudah publikasi tersebut, saya beruntung untuk bergabung dengan peneliti multi disiplin kegempaan, Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), dan melakukan penelitian geodesi gempa bumi di berbagai wilayah Indonesia. Fokus penelitian tidak lagi mencari anomali deformati tetapi memiliki dua tujuan, yaitu yang pertama mengkuantifikasi potensi dan laju kejadian gempa jangka panjang (long-term expected rate) dan yang kedua adalah memprediksi goncangan gempa di masa depan. Mengetahui potensi dan laju kejadian gempa akan membantu kita untuk mengkuantifikasi tingkat aktifitas dari suatu sumber gempa. Sehingga kita tidak hanya bisa mengatakan suatu sumber gempa aktif atau tidak tetapi juga menjelaskan mekanisme dari sumber gempa, potensi magnitudo maksimum dan kecepatan laju akumulasi energi (slip-rate). Kesemua informasi tersebut akan membantu kita untuk memprediksi tingkat goncangan di masa depan dan menjadi masukan dalam pembaharuan peta gempa Indonesia. Penelitian geodesi gempa bumi saat ini juga telah mampu untuk mendetiksi secara cepat lokasi, magnitudo dan mekanisme gempa. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan peringatan dini gempa (earthquake early warning). Sehinga walaupun pengetahuan saat ini belum bisa memprediksi kejadian gempa bumi, tetapi kita sudah bisa mengurangi risiko gempa bumi.

UkuranB5
Halaman99
CoverDoff
Detail

Untuk akses e-book kunjungi link berikut:

Untuk pemesanan hubungi nomor:

  • (022) 2512532 (FGB ITB)
  • +62-877-8806-6848 (WhatsApp ITBPress)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *