Telah Terbit: Dari ITB untuk Indonesia: Biorefinery Kelor

Penulis: Muhammad Yusuf Abduh, Lili Melani, Adela Damika Putri, Bunga Ayu S, Azkia Fathimah Azzahra

Penerbit: ITB Press
ISBN: 978-623-297-318-3

Sinopsis

Tanaman kelor (Moringa oleifera) dipilih menjadi objek penelitian dan pengembangan karena tanaman kelor memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai makanan super untuk mengatasi masalah malnutrisi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2018, terdapat 17,7% anak usia dibawah 5 tahun yang mengalami masalah gizi. 3,9% diantaranya mengalami gizi buruk dan 13,8% menderita gizi kurang dan sampai saat ini permasalah gizi buruk di Indonesia masih belum ada penurunan prevalensi yang signifikan.

Daun kelor dilaporkan kaya akan mineral dan vitamin. Mineral yang terkandung dalam daun kelor, khususnya kalsium sangat penting untuk pertumbuhan manusia. Hal ini sejalan dengan program penanganan malnutrisi di Indonesia, khususnya pencegahan stunting, dimana bubuk daun kelor dapat digunakan sebagai pengganti tablet zat besi yang digunakan untuk penambah darah dalam kasus anemia. Dengan demikian, kelor sangat berpotensi untuk dikonsumsi oleh masyarakat dalam rangka pencegahan malnutrisi di Indonesia.

Selain daun kelor yang kaya akan manfaat, bagian lain tanaman kelor juga memiliki banyak manfaat yang dapat divalorisasi menggunakan konsep biorefinery dan dapat diaplikasikan di berbagai bidang seperti pangan dan pakan, kesehatan, pertanian dan bioenergi. Buah kelor dapat dimanfaatkan sebagai makanan dan juga sebagai pakan serta diolah lebih lanjut untuk menghasilkan senyawa bioaktif seperti antioksidan dan antidiabetes. Bunga kelor dapat divalorisasi untuk menghasilkan senyawa antioksidan sedangkan bijinya dapat diproses untuk menghasilkan minyak goreng, biodiesel dan juga agen koagulan. Selain itu, bagian lain tanaman kelor seperti sekam biji dapat ditingkatkan nilai tambahnya menjadi bioetanol dan pupuk hayati sedangkan kayu dan akarnya dapat dimanfaatkan menjadi briket, kondimen, pewarna, biopestisida dan senyawa antikanker.

Tim penulis mengangkat tema valorisasi tanaman kelor dengan harapan dapat membuka wawasan banyak pihak terkait berbagai manfaat tanaman kelor. Buku ini diharapkan dapat dapat menarik perhatian berbagai pihak termasuk petani, pemerintah dan pengusaha agar dapat bekerja sama mengembangkan budidaya kelor serta meningkatkan nilai tambah tanaman kelor dalam rangka dapat mewujudkan bioindustri kelor di Indonesia sekaligus mengangkat citra tanaman kelor sebagai tanaman pangan super khas Indonesia.

Purwarupa
UkuranISO B5 (176 x 250mm)
Halaman155
CoverDoff
Detail

Untuk pemesanan hubungi nomor: +62-877-8806-6848 (WhatsApp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *